Kenali Apa Perbedaan Bernapas Melalui Hidung dan Mulut, Serta Manfaatnya

Kenali Apa Perbedaan Beranapas Melalui Mulut dan Hidung, Serta Manfaatnya
Ilustrasi bernapas | sumber : pixabay.com
Seperti yang kita ketahui makhluk hidup khususnya manusia itu bernapa tentunya akan melewati hidung. Namun jika pada keadaan atau kondisi terntentu menimpa hidung Anda, tentunya mau tidak mau harus bernapas melalui mulut.

Sering kali tanpa sadar kita dapat menghirup oksigen melewati mulut, seperti saat kecapean setelah melakukan suatu olahraga. Lalu apa perbedaan bernapas melalui hidung atau mulut, serta apa manfaatnya bagi tubuh? Nah, untuk lebih jelasnya mari baca artikel di bawah ini.

Apa yang Akan Terjadi Ketika Seseorang Bernapas Menggunakan Hidung?

 Bernapas melalui hidung memang dianggap menjadi hal yang lebih sehat. Bukan tanpa alasan, ini dikarenakan hidung memiliki bulu-bulu rambut yang bertugas menyaring zat-zat asing yang mungkin saja ikut terhirup semacam kuman, bakteri, ataupun racun.

Ketika kamu menghirup udara, dan sebelum masuk ke dalam tubuh udara akan di saring terlebih dahulu oleh bulu yang terdapat di saluran hidung. yang nantinya, jika memang ada kotoran atau benda asing yang menggganggu dia akan tersangkut di bulu hidung kamu. 

Dan di waktu yang sama, organ yang terdapat di dalam hidung lainnya yaitu konka akan bertugas melembabkan serta menghangatkan udara selagi belum di masukkan ke faring. Hal ini dilakukan supaya supaya saluran pernapasan dan paru kamu tidak ikut mengering lantaran teraliri udara. 

Udara yang mengalir lebih hangat berguna menjaga elastisitas paru-paru dalam menyerap serta mengemas oksigen menjadi lebih baik. Selain itu, jaringan getah bening yang terdapat di tenggorokkan akan memproduksi antibodi yang bermanfaat untuk melawan kuman-kuman yang menyerang.

Apa Manfaat Bernapas Melalui Hidung

Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan jika bernapas melalui hidung semacam memperkecil risiko Anda terkena alergi, terkena serangan asama, demam, amandel yang membengkak ataupun masalah kronis yang terjadi di pernapasan lain.

Selain dari itu kegunaan lain bernapas menggunakan hidung adalah merangsang nitrit oksida supaya di produksi. Yang dapat meningkatkan kemampuan mengambil oksigen paru serta mengalirkannya pada semua jaringan dan organ yang terdapat di tubuh. Dan juga, nitrit oksida bisa bekerjasama dengan sistem kekebalan tubuh kalian untuk melawan penyakit atau infeksi yang di picu oleh bakteri, virus, jamur, maupun parasit.

Dari penjelasan diatas mungkin Anda telah menyadari mengapa kita sangat dianjurkan supaya bernapas melalui hidung bukan lewat mulut. Akan tetapi, bukan berarti bernapas melalui mulut tidak di perbolehkan. Apa lagi jika hidung Anda sedang mengalami suatu masalah yang membuatnya jadi sulit untuk menghirup udara. Namun, bernapas menggunakan mulut tidak terlalu disarankan, berikut adalah penjelasannya.

Apa yang Akan Terjadi Ketika Seseorang Bernapas Menggunakan Mulut?

Kamu hanya akan disarankan untuk bernapas melalui mulut ketika hidung sedang mengalami suatu masalah seperti tersumbat, atau terpaksa ketika sedang berolahraga. Dengan kamu bernapas melalui mulut, ini akan membuat paru-paru jadi lebih banyak menampung oksigen dalam waktu yang cukup singkat. Serta langsung bisa dialirkan ke semua otot-otot kamu, dan akhirnya pun menyebabkan olahraga yang sedang kamu jalani menjadi lebih enak.

Hanya saja kegiatan seperti ini tidak dianjurkan untuk di lakukan secara terus-terusan, lantaran bisa saja dapat mengganggu kesehatan seseorang. Alasan umumnya yaitu lantaran pada bagian dalam mulut manusia tidak mempunyai kegunaan buat menyaring, melembabkan, serta menghangatkan udara yang di serap masuk.

Udara yang sedot masuk ke mulut akan langsung dialirkan ke aliran pernapasan secara utuh atau tidak di saring ataupun di lembabkan terlebih dahulu. Hal tersebut mampu memicu berbagai masalah yang dapat mengancam pernapasan maupun kesehatan kamu yang bisa diakibatkan oleh infeksi parasit, jamur, bakteri, serta virus.

Apabial kamu kelamaan bernapas melewati saluran mulut ini akan mengakibatkan bagian dalamnya malah mengering. Perlu Anda ketahui, seseorang yang memiliki mulut yang kering ini akan menyebabkan pertumbuhan bakteri semakin cepat. Karena hal ini, sehingga membuat seseorang yang sering bernapas melewati saluran mulut cenderung memiliki aroma mulut yang bau serta mudah mengalami berbagai penyakit gigi dan mulut.

Selain dari itu, pengaruh buruk lainnya akibat bernapas lewat mulut yakni akan berdampak jangka panjang semisal merasa kecapean padahal baru bangun dari tidur, biasanya akan muncul lingkaran berwarna hitam di bawah kelopak mata, serta suara dapat menjadi serak.

Berkonsultasi Ke Dokter Terkait, Jika Sering Bernapas Menggunakan Mulut

Mungkin kamu tidak mengetahui, umumnya apa saja sih tanda-tanda orang yang kesehariannya selalu bernafas melalu mulut walaupun mereka sedang tidak mengalami hidung tersumbat atau pilek, adalah :

  • Mulutnya bau.
  • Suara menjadi serak.
  • Mendengkur saat sedang tidur.
  • Mulut jadi lebih mudah kering.
  • Serta cepat capek.

Jika kamu menyadari bahwasannya telah mengalami beberapa gejala diatas tadi, diharapkan untuk sesegera mungkin berkonsultasi dengan dokter agar bisa ditangani dengan tepat. Sebagian orang tidak menyadari, kalau ada seseorang yang terbiasa bernapas menggunakan mulut ini bisa saja sebagai pertanda bahwasannya saluran hidung sedang mengalami penyumbatan.

Pemicunya bisa dari berbagai macam hal seperti sedang pilek, asma, polip hidung, alergi, sinusitis, maupun masalah yang terjadi pada mental seseorang yaitu sress, panik, ataupu cemas kronis.

Baca Juga :